Batu empedu
terjadi karena menumpuknya cairan pencernaan yang mengeras di dalam kantong
empedu. Ketika makanan masuk ke usus kecil dari perut, kantung empedu menerima
signal untuk mulai berkontraksi dan melepaskan cairan empedu ke dalam usus.
Ketika cairan
pencernaan itu membatu, maka proses pencernaan normal akan terganggu sehingga
munculah penyekit batu empedu. Batu empedu memiliki bermacam ukuran dari yang
terkecil seperti butiran pasir hingga sebesar bola golf. Dan penderita penyakit
batu ginjal memiliki banyak variasi, ada yang cuma memiliki satu buah batu
empedu ada juga yang memperbanyak dengan sendirinya.
Wanita akan
lebih rentan terkena penyakit batu empedu dibandingkan dengan pria. Apalagi
wanita yang pernah mengalami proses kehamilan dan melahirkan akan rentan mudah
terserang penyakit batu empedu, karena terjadi proses perubahan bentuk tubuh
yang sangat signifikan. Penyakit batu empedu bagi wanita hamil harus
diperiksakan ke dokter sejak dini agar tidak berakibat fatal pada kandungan
anda.
Sebenarnya
endapan atau batu empedu tidak memiliki dampak langsung pada bayi anda. Tetapi,
bayi anda bisa terpengaruh oleh konsekuensi dari penyakit ini. Misalnya, jika
anda mengalami infeksi, peradangan, atau mual serta muntah, kondisi ini bisa
membatasi kemampuan anda untuk memperkaya gizi dan memberikan nutrisi yang
cukup untuk bayi anda yang sedang berkembang di dalam rahim.
Secara umum,
tujuan pengobatan selama kehamilan adalah untuk mengurangi gejala dan
komplikasi, dan lalu mengobati penyakit itu sendiri setelah proses kehamilan.
Langkah pertama dalam pengobatan peradangan kantung empedu adalah mengganti
pola makan dan mengkonsumsi lebih sedikit makanan berlemak.
Berikut beberapa
penyebab munculnya batu empedu saat pasca melahirkan
1). Obesitas
Setelah
melahirkan tubuh wanita akan mengalami bobot berat yang lebih. Jika mengalami
hal sperti itu justru akan memicu terbentuknya batu empedu, karena tubuh akan
memproduksi sekresi kolesterol lebih meningkat.
2). Progesteron
Perubahan
berbagai macam hormon terutama hormon progesteron pada wanita setelah
melahirkan akan menyebabkan terbentuknya batu empedu. Progesteron menyebabkan
otot untuk rileks dan dapat mempengaruhi kantong empedu. Jika relaksasi otot di
kandung empedu akan memperlambat aliran empedu dan lama-lama menyebabkan
pembentukan batu empedu.
3). Usia lanjut
pada masa kehamilan
Usia lanjut saat
kehamilan sangat mempengaruhi terjadinya pembentukan batu empedu. Karena pada
usia lanjutlah beresiko terjadinya pembentukan batu empedu
4). Faktor
keturunan
Apabila riwayat
hidup keluarga anda ada yang memiliki penyakit batu empedu pada saat kehamilan
makan besar kemungkinan anda terserang timbulnya batu empedu pada saat
kehamilan. Jika benar, maka segeralah anda perikan kandungan anda ke pihak
medis atau dokter.
5). Berat badan
menurun drastis
Resiko wanita
setelah melahirkan lainnya yaitu ketika berat badan menurun drastis. Jika
demikian, maka dengan mudahnya anda mengalami pembentukan batu empedu, karena
tubuh akan lebih memproduksi kolesterol dan akan terakumulasi lebih banyak dan
hal tersebut menyebabkan penumpukan di dalam kandung empedu.
Itulah hal-hal
mengapa wanita lebih beresiko terkena timbulnya penyakit batu empedu
dibandingkan dengan pria. Semoga bermanfaat.
